The Jumbo-Mumbo and re-Hello Again!

26 Maret 2016

Hi, bloggies,
hello my abandoned blog.

it's been a year!
entahlah, lebih dari setahun saya mengabaikan blog ini, mungkin ini lah yang para penulis sebut sebagai writer's block. padahal ide-ide tulisan itu muncul pada saat random moment, entah di jalan, di cafe atau pun di toilet :p

Saya pernah baca dalam buku "Words" karya John Paul-Sarte, my favorite Existentialist, bahwa menulis dan membaca adalah suatu 'circle', jika ingin pandai menulis, banyaklah membaca, jika suka membaca maka tulislah apa saja.

anyway, tahun 2014-2015 buat saya adalah tahun tahun penuh surprise. hal-hal seru, bahagia hingga... yaah... 'blood, sweat, and tears', yang tentu aja, ga mungkin saya cerita semua. but for sure, isi dan bahasa dari blog ini nantinya akan agak berubah, sedikit serius untuk review (with my humble opinion) hal-hal yang menjadi trending, review ringan entah itu musik, food, atau coffee (which is my favorite topic!), dan sedikiit tentang traveling dan kerjaan (dimana kerjaan saya kadang-kadang ya traeveling hehe).

so that's all,
I would like to says "hello" again to all bloggies, although I'm not so sure there are any visitor since I'm abandoning this blog. but yeah, I will keep writing... ;)

Maja House, Around England in One Place

12 Mei 2014

Pengen coba sensasi keliling Inggris di satu tempat aja?
agak lebay sih, cuma paling ga, yang satu ini bisa dijadiin sebagai "pemanasan", hehe

beberapa waktu lalu, saya dapet kesempatan ikut acara meeting 4 hari dari kantor, tempatnya sendiri adalah Stevie G Hotel, dan lebih dikenal dengan Maja House.

Eits, jangan buru2 diclose dooooooong,

emang apa yang spesial? bukan, bukan meetingnya, tapi tempat yang menurut saya cukup unik sebagai sebuah hotel. tiap kamar disini, mulai dr lantai 1 sampai 3, every single room, punya tema dan dekorasi yang beda!
terlebih, karena mungkin si pemilik hotel ini adalah big fans dari Steven Gerrard, pemain bola liverpool, maka dari itu dia mendekorasi hotelnya dengan english theme, ya ga semua all about english sih, tp mayoritas bgitu.

so lets start with the building,
bangunan hotel ini punya bentuk arsitektur yang artistik futuristik (halaaah) kalo diliat dari luar, kesan cozy modern dengan bentuk2 kaku dan simetris jelas banget, tapi begitu masuk kedalam, hotel ini mengkombinasikan beberapa gaya. yang paling mencolok adalah interior gaya simple retro di lobby nya, dengan dekorasi patung domba sedang merumput.



saya kebetulan dapet kamar dengan judul "Savile Row". masuk kamar ini berasa masuk mesin waktu (jangan liat kalo disana ada TV flat), didindingnya tertempel banyak sekali foto2 hitam putih, dengan gambar2 aktivitas warga pada zamannya, glamour kota inggris pada kala itu,  dengan tembok gaya white brick, dan lantai kayu, furniturenya pun lengkap terbuat dari kayu.
kesannya seperti berada di sebuah english townhouse pada masa masa perang dunia II.
ketika saya googling, ternyata Savile Row adalah nama sebuah jalan di Inggris tahun 1700an yang terkenal dengan industri tailoring berkualitas tinggi pada zamannya, dengan model bangunan brick townhouse 2-3 lantai. and you know, Apple office, tempat dimana terakhir kalinya The Beatles manggung, tepat di roof-top gedung itu, berada di Savile Row 3. 





(interior of "Savile Row" room)

kamar2 lainnya pun unik2, misalnya kamar sebelah, diberi judul "Saturday retro fever", kamar dengan interior retro dengan motif2 eye-catching lengkap dengan cozzy furniturenya,
atau kamar dengan judul "alice is lost" (kamar subtitusi sy pd malam terakhir, krn beberapa peserta sudah pulang duluan, dan bnyak kamar kosong), kamar ini terinspirasi oleh kisah "Alice in Wonderland" yg punya setting english noble. interiornya sendiri lebih modern dengan gambar burung hantu besar di temboknya, paduan warna dan pencahayaannya membuat saya berada di antah berantah :D.

kamar unik lainnya adalah "This is Anfield", yaitu sebuah nama stadium terkenal di inggris, lalu "what is pop art?", yang dilengkapi dengan gallery gambar2 gaya phsychodelic. atau "english rose", interior yang sangat hommy gaya 1900an lengkap dengan wallpaper motif bunga, dan simple furniture. atau "The Author" dengan kesan medieval, "carthography" dengan tema petualang, "The street" yang membuat seolah2 berada di lorong2 gang kota london.

atau tema2 nature seperti, "picnic at green grass" dengan boneka2 domba dan karpet sperti rumput, "simple pine" yang bernuansa sebuah cotage di tengah hutan pinus, "the deer hunter" dengan wallpeper hutan, "wooden to vibracy" dengan fully wooden theme, "Ivory meet grass" dengan perpaduan warna gading dan hijau, dan masih banyak lagi. reviewnya bisa diliat disini.

what about the food?
quick review aja, foodnya bikin saya gagal diet!
gimana engga, pilihannya banyak dengan rasa yang nendang. variasinya aneh2, dine place disini sangat terkenal dengan nama "Maja House", lengkap dengan balcony & view keren pegunungan atau kota bandung, outdoor seat yang sangat cozzy bahkan bisa makan sambil selonjoran.

 (this one of my favorite dinner dish: spaghetti olio oglio, roast chicken, and beef stroganoff in one plate. they have a heavenly cream soup too!)




(they have a majestic scenery. pick fresh breeze sunrise, or calm windy sunset...)


so just pick your room, and enjoy :D